Kalkulator Dividen Saham

Gratis, tanpa daftar

Ketik kode untuk mengisi harga penutupan terakhir

Rp
Rp

Untuk menghitung dividend yield

Pajak dividen

Dividen bersih

Rp120.000

1.000 lembar

Dividend yield

4%

sebelum pajak

Dividen kotor
Rp120.000
Pajak dividen
Rp0
Modal di harga ini
Rp3.000.000
Harga teoretis saat ex-date
Rp2.880

Target dividen

Berapa lot untuk dividen bersih sebesar ini

Rp

Lot dibutuhkan

84 lot

8.400 lembar

Modal

Rp25.200.000

di Rp3.000

Cara menghitung

Dividen kotor
= dividen per saham × lot × 100
Dividen bersih
= dividen kotor × (1 − tarif pajak)
Dividend yield
= dividen per saham ÷ harga saham
Lot untuk target
= target bersih ÷ (dividen per saham × 100 × (1 − pajak)), dibulatkan ke atas

Contoh. Dividen Rp120 per saham, punya 10 lot, harga saham Rp3.000, pajak 10%.

  • Dividen kotor = 120 × 1.000 = Rp120.000
  • Pajak 10% = Rp12.000, dividen bersih Rp108.000
  • Yield = 120 ÷ 3.000 = 4% (3,6% setelah pajak)
  • Untuk dividen bersih Rp1.000.000: 1.000.000 ÷ (120 × 100 × 0,9) = 92,6, jadi 93 lot

Aturan BEI yang dipakai

Hak dividen ditentukan oleh daftar pemegang saham pada recording date. Karena penyelesaian transaksi di BEI adalah T+2, cum date di pasar reguler jatuh dua hari bursa sebelum recording date, dan ex-date adalah hari bursa setelah cum date. Pembayaran masuk ke RDN pada payment date. Pajak dividen mengikuti UU HPP: bebas bagi wajib pajak orang pribadi dalam negeri yang menginvestasikannya kembali di Indonesia, 10% final bila tidak, dan 20% atau tarif P3B untuk investor asing.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara menghitung dividen saham?

Dividen = dividen per saham × jumlah lot × 100 lembar. Contoh: dividen Rp120 per saham untuk 10 lot menghasilkan Rp120 × 1.000 = Rp120.000 sebelum pajak.

Berapa pajak dividen saham di Indonesia?

Untuk wajib pajak orang pribadi dalam negeri, dividen dari emiten dalam negeri bebas pajak bila diinvestasikan kembali di Indonesia dalam jangka waktu yang ditentukan; bila tidak, terutang PPh final 10%. Investor asing dikenai PPh Pasal 26 sebesar 20% atau tarif tax treaty (P3B).

Apa itu dividend yield?

Dividen per saham dibagi harga saham. Dividen Rp120 pada harga Rp3.000 berarti yield 4%. Yield berubah mengikuti harga, jadi yield di harga belimu bisa berbeda dari yield hari ini.

Kapan saya harus membeli saham agar dapat dividen?

Paling lambat pada cum date di pasar reguler. Penyelesaian transaksi di BEI T+2, jadi pembelian pada cum date tercatat tepat di recording date. Membeli pada ex-date atau sesudahnya tidak mendapat dividen.

Kenapa harga saham turun saat ex-date dividen?

Mulai ex-date pembeli baru tidak lagi berhak atas dividen, jadi secara teori harga turun sebesar dividen per saham. Saham Rp3.000 dengan dividen Rp120 secara teori dibuka di sekitar Rp2.880, meski harga pasar bisa bergerak berbeda.

Hasil kalkulator adalah simulasi untuk edukasi, bukan ajakan jual atau beli. Fee broker dan aturan bursa bisa berubah; cek konfirmasi transaksi dari sekuritasmu.

Kalkulator lain